Untuk Kinara
Aku, ntahlah… merasa nyaman dengan gadis ini. Belum lama mengenalnya. Dia lucu dan bisa mengerti aku. Mau mendengarkan keluhku, tanpa banyak menasihati dulu. Aku tidak suka dinasihati. Aku ingin didengarkan. Dan dia tanpa kuminta sudah tau. Ntah bagaimana dia bisa membaca pikiranku. Aku mengerti sedikit luka yang sedang dia rasakan. Aku memang tidak tau persis rasanya. Tapi aku paham. Mungkin aku belum sebaik Kak Fariznya. Belum setampan Kak Fariznya. Belum seasik Kak Fariznya. Belum pantas. Tapi aku bisa membuatnya tidak terluka. Pikirku. Tapi aku belum yakin. Kadang aku bertanya dalam hati, “apakah ini benar?”. Semua yang kulakukan adalah yang kuanggap benar. Sampai saat ini aku melakukannya. Semoga ini benar. “UNTUK KINARA” Bawa aku ke tempat yang belum pernah kau kunjungi bersama sebelum aku Ajak aku melakukan hal-hal yang belum pernah kau lakukan bersama sebelum aku Ajari aku tentang cara menikmati hidup seperti caramu Beritau aku segala yang kau suka dan ...