Untuk Kinara



Aku, ntahlah… merasa nyaman dengan gadis ini. Belum lama mengenalnya. Dia lucu dan bisa mengerti aku. Mau mendengarkan keluhku, tanpa banyak menasihati dulu. Aku tidak suka dinasihati. Aku ingin didengarkan. Dan dia tanpa kuminta sudah tau. Ntah bagaimana dia bisa membaca pikiranku.
Aku mengerti sedikit luka yang sedang dia rasakan. Aku memang tidak tau persis rasanya. Tapi aku paham. Mungkin aku belum sebaik Kak Fariznya. Belum setampan Kak Fariznya. Belum seasik Kak Fariznya. Belum pantas. Tapi aku bisa membuatnya tidak terluka. Pikirku.
Tapi aku belum yakin. Kadang aku bertanya dalam hati, “apakah ini benar?”. Semua yang kulakukan adalah yang kuanggap benar. Sampai saat ini aku melakukannya. Semoga ini benar.


“UNTUK KINARA”

Bawa aku ke tempat yang belum pernah kau kunjungi bersama sebelum aku
Ajak aku melakukan hal-hal yang belum pernah kau lakukan bersama sebelum aku
Ajari aku tentang cara menikmati hidup seperti caramu
Beritau aku segala yang kau suka dan yang tidak

Lalu aku akan membawamu,
mengajakmu,
mengajarkanmu,
dan memberitaumu
 segala tentang diriku

Tak ada batas.
Tak ada sekat.
Miliki aku.

Tapi..
Aku tak mau berjanji
Aku tak berani jamin
Aku takut tak bisa tepati

Karena aku pelupa
Aku juga ceroboh
Aku bukan pengingat yang andal
Maka selalu ingatkan aku bahwa…

Bersamaku
Hari-harimua akan lebih lucu
Pergi ke tempat-tempat baru
Melakukan hal-hal seru
Semuanya 
Hanya denganmu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Laporan BIOKIMIA 1 : Uji Kuantitatif Lipid

Berbeda (Telah Pergi)

Karena Bersamamuu Tak Pernah Semenarik Ini